Hal menarik dan menjadi tantangan dalam kombinatorika adalah: berapakah kardinalitas (banyaknya anggota) untuk suatu himpunan objek kombinatorial? Ini adalah kajian mendasar dari kombinatorika enumeratif. Sebagai contoh: terdapat 120 permutasi himpunan {H,I,J,K,L}. Dengan kata lain, 210 adalah kardinalitas dari permutasi himpunan {H,I,J,K,L}. Terdapat 210 cara untuk memilih 4 sukarelawan dari 10 orang yang ada. Umumnya siswa sekolah menengah dapat memahami konsep kardinalitas dalam permutasi dan kombinasi, dan memecahkan variasi dari masalah-masalah tersebut, sebagaimana contoh berikut ini:
Berapakah banyak plat nomor kendaraan yang dapat dibentuk, jika plat nomor tersebut diawali dengan huruf B, diikuti empat angka (tidak diawali angka 0), dan diakhiri dengan tiga huruf?
Pertanyaan yang sama, namun jika angkanya hanya terdiri dari tiga angka?
Pertanyaan yang sama, namun jika diakhiri dengan dua huruf?
Terdapat beberapa cara untuk menemukan kardinalitas dari himpunan objek kombinatorial. Cara pertama adalah dengan menggunakan formula eksplisit. Cara ini bersifat "straightforward", langsung memperoleh hasil dengan sekali jalan. Contohnya, kardinalitas dari permutasi n objek diberikan oleh formula n! (dibaca: n faktorial). Contoh: 5!=5×4×3×2×1=120, dan 10!=10×9×…×2×1=3.628.800. Banyaknya himpunan bagian dari himpunan n objek adalah 2n. Misalnya, himpunan dengan 3 anggota {a,b,c} memiliki 23 himpunan bagian, yaitu: {a},{b},{c},{a,b},{a,c},{b,c},{a,b,c} dan {} (himpunan kosong) (demikian pula kardinalitas untai biner dengan panjang n).
Cara kedua adalah dengan menggunakan
formula rekurensi. Kardinalitas dari untai biner dengan panjang
n yang tidak memuat simbol '11' (dua angka 1 yang berurutan) diberikan oleh
f(n)=f(n−1)+f(n−2), di mana f
(1)=f(2)=1 (baca
artikel ini). Pastinya anda mengenal bahwa
f(n) adalah suku ke
n dari barisan Fibonacci. (Sekedar diingat, pola barisan Fibonacci adalah 1,1,2,3,5,8,13, dst. Suku berikutnya adalah jumlah dari dua suku sebelumnya). Perhatikan bahwa
f(n) adalah fungsi rekurensi. Berbeda dengan fungsi eksplisit, fungsi rekurensi tidak bersifat
straightforward, karena perlu beberapa tahap untuk mengevaluasi nilai fungsi pada
n tertentu. Sebagai contoh: untuk menghitung
f(5) dilakukan dengan cara berikut:
f(5)=f(4)+f(3)=(f(3)+f(2))+(f(2)+f(1))=((f(2)+f(1))+f(2))+(f(2)+f(1))=((1+1)+1)+(1+1)=5
Cara ketiga adalah dengan menggunakan formula asimtotis f(n)∼g(n), yang secara naif berarti g(n) semakin mendekati f(n) untuk nilai n yang cukup besar. Secara matematis berlaku lim. Misalnya, ada berapa banyak permutasi 20 objek? Menghitung 20! secara eksak adalah pekerjaan yang "boros" bagi komputer. Selain itu mungkin perlu ditinjau kembali, apakah dibutuhkan hasil yang eksak atau cukup dengan aproksimasi saja? Jika hanya membutuhkan aproksimasi, maka n! dapat didekati oleh \sqrt {2\pi n} {\left( {\frac{n}{e}} \right)^n}. Untuk n=20, formula asimtotis ini memberikan hasil 2,4228 \times {10^{18}}, sedangkan hasil eksaknya adalah 2.432.902.008.176.640.000.
Cara keempat adalah dengan menggunakan fungsi pembangkit (generating function). Ekspansi dari fungsi pembangkit mensimulasikan semua objek pada kelas tersebut. Setiap suku merepresentasikan sebuah kemungkinan objek yang dapat dibentuk, dan koefisien untuk suku tersebut merepresentasikan ada berapa cara membentuk objek tersebut. Jadi, yang diinginkan dari fungsi pembangkit adalah koefisien-koefisien pada suku-sukunya, dan bukan nilai fungsi tersebut. Sebagai contoh, diberikan himpunan {q,r,s,t,u}. Ada berapakah subhimpunan tiga anggota yang dapat dibentuk? Atau pertanyaan matematisnya: ada berapa banyak 3-subhimpunan dari {q,r,s,t,u}? Karena himpunannya hanya terdiri dari 5 elemen, kita dapat menuliskan semua kemungkinannya yaitu: {q,r,s}, {q,r,t}, {q,r,u}, {q,s,t}, {q,s,u}, {q,t,u}, {r,s,t}, {r,s,u}, {r,t,u}, {s,t,u}. Terdapat 10 kemungkinan subhimpunan, dan itulah jawaban dari masalah ini.
Sekarang kita cari pemecahannya dengan menggunakan fungsi pembangkit. Fungsi pembangkit dari masalah ini diberikan oleh {(x + y)^5}. Namun ini bukan jawaban dari permasalahan ini, karena jawabannya terdapat pada koefisien dari ekspansi fungsi pembangkit. Mengapa demikian? Misalkan x melambangkan sebuah "elemen anggota subhimpunan", dan y melambangkan sebuah "elemen bukan anggota subhimpunan". Oleh karena itu, ekspresi {x^m}{y^n} melambangkan "terdapat m elemen anggota subhimpunan", dan "terdapat n elemen bukan anggota subhimpunan" (dalam masalah ini, m+n=5). Karena subhimpunan yang dimaksud terdiri atas tiga elemen, maka subhimpunan ini direpresentasikan sebagai {x^3}{y^2}, dan ini dapat berarti: xxxyy, xxyxy, xxyyx, xyxxy, xyxyx, xyyxx, yxxxy, yxxyx, yxyxx, yyxxx. Terdapat 10 kemungkinan. Namun mencacah dengan cara ini tentu sangat merepotkan. Cara yang lebih efisien adalah cukup dengan mengekspansi {(x + y)^5}, dan jawabannya ada pada koefisien untuk suku {x^3}{y^2}. Ekspansi dari {(x + y)^5} adalah {x^5} + 5{x^4}y + 10{x^3}{y^2} + 10{x^2}{y^3} + 5x{y^4} + {y^5}, dan koefisien dari suku {x^3}{y^2} adalah 10, yang merupakan jawaban dari masalah ini.